Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Awas, Pemain Bulu Tangkis Berisiko Alami Cedera Ini!

October 15, 2021

bulutangkis

Bulu tangkis  atau badminton merupakan olahraga yang menggabungkan kelincahan, kecepatan, kekuatan,  dan daya tahan otot yang tinggi. Para pemain olahraga ini harus bisa bergeak ke segala arah dengan cepat untuk menjeput ‘kok’. Nah, karena itulah tak jarang para pemain berisiko alami cedera. Berikut adalah beberapa jenis cedera yang paling mungkin para pemain badminton alami.

Jenis Cedera yang Mungkin Terjadi Pada Pemain Bulu Tangkis

1. Cedera Bahu

Menurut para ahli, cedera ini terjadi akibat adanya  tekanan yang terus berulang pada bagian bahu, terutama ketika melakukan smash yang kuat dan kencang. Pada bahu terdapat bagian yang bernama rotator cuff muscles, otot kecil yang berada pada sendi bahu. Otot inilah yang kerap kali  mengalami cedera karena banyaknya tekanan saat  memukul ‘kok’. Biasanya, cedera pada bagian ini, berawal  dengan peradangan yang penyebabnya  iritasi kecil, tapi terjadi secara terus-menerus. Cedera ini bisa semakin serius bila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

2. Keseleo/Sprain

Keseleo paling sering terjadi saat olahraga. Nah, gejalanya bisa  berupa bengkak dan nyeri pada bagian pergelangan kaki. Selain itu, cedera ini juga bisa menimbulkan memar, menjadikan  gerak kaki  menjadi terbatas, dan adanya ketidakstabilan pada pergelangan kaki. Bila kondisi ini tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat bisa menimbulkan komplikasi. Misalnya, terjadi nyeri kronis pergelangan kaki, artritis sendi dan ketidakstabilan pada pergelangan kaki.

3. Cedera Lutut

Selain pergelangan kaki, bagian tubuh yang paling sering mengalami cedera saat bermain bulutangkis adalah lutut. Lutut yang  cedera bisa memunculkan rasa nyeri, memar, atau bengkak. Ketiga hal tersebut dapat timbul beberapa menit setelah seseorang mengalami cedera lutut. Adanya jaringan saraf yang terjepit, retak atau bergesernya tulang lutut hingga urat dalam lutut yang mengalami kerobekan adalah penyebab rasa sakit.

Faktor Usia

Berdasarkan penelitian dari Department of Orthopaedic Surgery, University Hospitals of Aarhus, Denmark, cedera saat bermain badminton  pada sendi dan ligamen umumnya terjadi pada pemain pada usia kurang dari 30 tahun.  Sedangkan cedera pada otot,  kebanyakan pemain usia lebih dari 30 tahun yang mengalaminya.

Artikel Lainnya

osteochondral autograft transplantation

Osteochondral Autograft Transplantation: Pemulihan Optimal untuk Cedera Lutut

cara menyembuhkan cedera lutut

Cara Menyembuhkan Cedera Lutut dan Ini 7 Penyebabnya

Solusinyeri dengan radiofrekuensi

Radiofrekuensi Ablasi, Solusi Nyeri Lutut Tanpa Operasi

tips naik tangga untuk nyeri lutut

5 Tips Naik Turun Tangga untuk Penderita Nyeri Lutut