Cedera ACL atau cedera ligamen lutut anterior, adalah salah satu masalah umum yang terjadi dalam dunia olahraga, bahkan di kehidupan sehari-hari.
Ligamen lutut anterior adalah ligamen penting penghubung tulang paha dan tulang kering di bagian dalam lutut.
Cedera pada ACL dapat berdampak signifikan pada aktivitas fisik seseorang dan memerlukan perawatan yang tepat. Namun, dengan langkah-langkah pencegahan yang sesuai, risiko terjadinya cedera dapat diminimalkan.
Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai cedera ACL atau tentang nyeri lutut, jangan ragu untuk menghubungi tim Patella melalui WhatsApp di nomor 0811-8124-2022.
Daftar Isi
Apa itu cedera ACL?

Cedera lutut ACL terjadi ketika ligamen lutut robek atau mengalami peregangan yang berlebihan.
Peregangan ligamen yang berlebihan seringkali terjadi selama aktivitas fisik yang melibatkan perubahan arah yang tiba-tiba, seperti berlari, melompat, atau berbelok.
Olahraga seperti sepak bola, basket, ski, dan tenis memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap cedera ACL lutut ini. Selain itu, trauma seperti tergelincir atau jatuh dengan keras juga dapat menyebabkan cedera.
Gejala cedera ACL
Beberapa gejala cedera ACL yang umum terjadi adalah sebagai berikut:
- Nyeri di area lutut.
- Pembengkakan dan peradangan.
- Ketidakstabilan lutut, terutama saat bergerak atau berbelok.
- Bunyi retakan atau pop saat cedera terjadi.
- Kesulitan atau nyeri saat berjalan atau menekuk lutut.
Penyebab cedera ACL
Ligamen adalah jaringan kuat yang menghubungkan satu tulang ke tulang lainnya.
ACL, salah satu dari dua ligamen yang saling silang di tengah lutut, menghubungkan tulang paha dengan tulang kering dan membantu menstabilkan sendi lutut.
Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab cedera ACL adalah sebagai berikut:
- Tiba-tiba melambat dan berubah arah (memotong)
- Memutar dengan kaki yang tertancap
- Mendarat dengan tidak sempurna setelah melompat
- Berhenti secara mendadak
- Menerima benturan langsung pada lutut atau mengalami tabrakan, seperti dalam olahraga sepak bola
Ketika ligamen ini mengalami kerusakan, biasanya terjadi robekan sebagian atau sepenuhnya pada jaringan. Cedera ringan mungkin hanya meregangkan ligamen tanpa merobeknya.
Diagnosis cedera ACL
Jika seseorang dicurigai menderita cedera ligamen lutut anterior, maka dokter akan melakukan beberapa langkah diagnosis sebagai berikut:
Pemeriksaan fisik
Selama pemeriksaan fisik, dokter Anda akan memeriksa lutut Anda untuk melihat adanya pembengkakan dan rasa nyeri, dengan membandingkan lutut yang cedera dengan lutut yang tidak cedera.
Dokter juga mungkin akan memindahkan lutut Anda ke berbagai posisi untuk menilai rentang gerak dan fungsi keseluruhan sendi.
Seringkali, diagnosis dapat dilakukan hanya berdasarkan pemeriksaan fisik, tetapi Anda mungkin perlu menjalani tes tambahan untuk menyingkirkan penyebab lain dan menentukan tingkat keparahan cedera.
Tes pencitraan
Tes-tes pencitraan untuk cedera ligamen lutut anterior ini termasuk:
- Magnetic Resonance Imaging (MRI): MRI akan membuat pencitraan dari jaringan keras dan lunak di dalam tubuh Anda. MRI dapat menunjukkan sejauh mana cedera ACL dan tanda-tanda kerusakan pada jaringan lain di lutut.
- Ultrasonografi: Dengan menggunakan gelombang suara untuk memvisualisasikan struktur internal, ultrasonografi dapat digunakan untuk memeriksa cedera pada ligamen, tendon, dan otot di lutut.
- Sinar-X: Tes pencitraan sinar-X mungkin diperlukan untuk menyingkirkan kemungkinan patah tulang.
Pengobatan cedera ACL
Pengobatan cedera ACL (ligamen lutut anterior) dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan cedera ligamen lutut anterior Anda dan kerusakan lain di dalam lutut.
Langkah awal penanganan cedera ACL adalah jangan berolahraga atau melakukan aktivitas yang dapat memberikan tekanan lebih pada lutut Anda.
Kemudian ikuti metode RICE segera setelah Anda merasakan sakit atau gejala cedera ACL lainnya:
- Rest (Istirahat): Hindari aktivitas yang menyebabkan cedera. Jangan gunakan lutut Anda secara berlebihan selama proses penyembuhan.
- Ice (kompres es): Oleskan kompres dingin atau kantong es yang dibungkus dengan handuk tipis ke lutut Anda selama 15 menit pada satu waktu, beberapa kali sehari.
- Compression (Kompresi): Anda dapat membungkus lutut dengan perban elastis untuk membantu mengurangi pembengkakan.
- Elevation (Elevasi): Angkat lutut dan kaki Anda di atas level jantung Anda sebanyak mungkin.
Dokter mungkin akan menyarankan pengobatan untuk mengelola rasa sakit dan gejala lainnya. Anda mungkin memerlukan:
- Kruk.
- Penyangga lutut yang menjaga posisi lutut Anda.
- Obat pereda nyeri yang dijual bebas (OTC) seperti NSAID (obat anti-inflamasi non-steroid) atau asetaminofen.
- Terapi fisik.
Tindakan operasi cedera ligamen lutut anterior
Operasi untuk memperbaiki kerusakan di lutut biasanya dilakukan sebagai prosedur rawat jalan, yang berarti Anda bisa pulang di hari yang sama.
Dokter bedah Anda akan melakukan artroskopi lutut, teknik minimal invasif untuk memperbaiki robekan di dalam lutut Anda. Tanyakan kepada dokter bedah Anda apa yang dapat diharapkan.
Tindakan operasi cedera ACL ini juga memiliki resiko untuk menyebabkan terjadinya deep vein thrombosis.
Layanan konsultasi di Klinik Patella
Patella adalah klinik kesehatan yang fokus pada masalah lutut dan kaki. Kami mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu kedokteran, termasuk kedokteran fisik, rehabilitasi, dan anestesi, untuk memberikan penanganan terbaik bagi pasien.
Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penyakit atau jadwal dokter, jangan ragu untuk menghubungi tim Patella melalui WhatsApp di nomor 0811-8124-2022.
Anda juga dapat mengunjungi Klinik Patella yang beralamat di Jalan Hj. Tutty Alawiyah No. 34B, Kalibata, Pancoran – Jakarta Selatan.
Cara mencegah ACL cedera
Berbagai cara dapat Anda lakukan untuk mencegah cedera ACL, antara lain:
- Pemanasan: Lakukan pemanasan sebelum beraktivitas fisik. Pemanasan yang baik dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otot dan ligamen, sehingga membuatnya lebih siap untuk aktivitas yang intens.
- Latihan keseimbangan dan stabilitas: Fokus pada latihan yang meningkatkan keseimbangan dan stabilitas dapat membantu menguatkan otot di sekitar lutut serta meningkatkan kontrol gerakan, sehingga mengurangi risiko cedera.
- Teknik olahraga yang tepat: Pelajari dan praktikkan teknik olahraga yang benar untuk mengurangi tekanan berlebih pada lutut saat bergerak atau berbelok.
- Alat pelindung: Saat berolahraga yang berisiko cedera tinggi, ada baiknya Anda menggunakan alat pelindung seperti pelindung lutut.
- Peningkatan Kebugaran: Menjaga kebugaran fisik secara umum dapat membantu memperkuat otot dan ligamen, sehingga tubuh menjadi lebih tahan terhadap cedera.
- Tingkatkan Intensitas Secara Bertahap: Jika Anda baru memulai aktivitas fisik atau mengubah jenis latihan, tingkatkan intensitas secara bertahap untuk memberi tubuh waktu beradaptasi.
Cedera ligamen lutut anterior dapat mengganggu rutinitas hidup seseorang. Namun, dengan langkah pencegahan yang tepat, seperti pemanasan yang baik, latihan stabilisasi, dan teknik olahraga yang benar, risiko cedera dapat berkurang secara signifikan.
Mengambil langkah-langkah ini akan membantu menjaga kesehatan lutut dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Jika Anda mengalami gejala cedera PCL (Posterior Cruciate Ligament), MCL (Medial Collateral Ligament), cedera LCL atau ACL, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan cedera MCL, PCL dan ACL yang tepat.
Pertanyaan seputar cedera ACL
Selain berbagai informasi di atas, simak berbagai pertanyaan yang paling sering ditanyakan seputar cedera ligamen lutut anterior berikut ini!
Apa itu cedera ACL?
Cedera ligamen lutut anterior adalah salah satu masalah umum yang terjadi dalam dunia olahraga, bahkan di kehidupan sehari-hari.
Ligamen lutut anterior adalah salah satu ligamen penting yang menghubungkan tulang paha (femur) dengan tulang kering (tibia) di dalam lutut.
Apa penyebab cedera ACL?
Cedera ACL terjadi ketika ligamen lutut robek atau mengalami regangan yang berlebihan.
Hal ini seringkali terjadi selama aktivitas fisik yang melibatkan perubahan arah yang tiba-tiba, seperti berlari, melompat, atau berbelok.
Olahraga seperti sepak bola, basket, ski, dan tenis memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap cedera ini.
Bagaimana cara mencegah ACL cedera?
Beberapa cara mencegah ligamen lutut anterior cedera yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut:
- Lakukan pemanasan sebelum beraktivitas
- Latihan yang berfokus pada keseimbangan dan stabilitas
- Lakukan teknik olahraga yang tepat
- Menggunakan alat pelindung
- Mempertahankan kebugaran fisik
Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari
Referensi penulisan:
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acl-injury/diagnosis-treatment/drc-20350744
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16576-acl-tear