Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Dislokasi Patella, Faktor Pemicu, Diagnosa Hingga Terapi

October 12, 2019

dislokasi patella

Dislokasi adalah salah satu bentuk cedera pada sendi akibat bergesernya tulang sehingga keluar dari posisi normalnya. Dislokasi ini bisa dialami oleh semua sendi, yang salah satunya adalah sendi patella pada lutut. Patella adalah tulang kecil pada lutut, dan sering disebut tempurung lutut, berbentuk segitiga, yang berfungsi melindungi sendi lutut Anda.

Klik Disini Untuk Konsultasi Masalah Lutut Hp/WA

 

Lutut yang bergeser atau dislokasi patella lutut, dapat terjadi oleh kecelakaan (motor atau mobil), tertabrak saat berjalan atau bersepeda, cedera saat berolahraga, jatuh, dan tersandung. Jika kondisi ini terjadi, lutut pun membengkak akibat adanya timbunan cairan dan nyeri saat bergerak.

dislokasi patella
Ilustrasi : Dislokasi patella penyebab nyeri lutut terbanyak

Gejala-gejala yang serius adalah hilangnya ‘denyut’ pembuluh darah pada bagian lutut atau hilang rasa atau tidak dapat bergerak. Tulang lutut bergeser atau dislokasi genu terjadi saat tulang yang membentuk sendi lutut tidak pada tempatnya layaknya sendi lutut yang normal.

Klasifikasinya dapat terbagi menjadi:

  • Anterior/depan (dislokasi yang paling sering terjadi sekitar 50-60%)
  • Posterior/belakang (sering terkait dengan cedera pada arteri poplitea atau pembuluh darah yang terletak pada belakang lutut)
  • Lateral/medial

Dari beberapa literatur, dislokasi lutut biasanya berhubungan dengan olahraga, dan biasanya terjadi pada bagian lateral. Perubahan posisi secara tiba-tiba juga bisa berisiko timbulkan tempurung lutut bergeser.

Baca juga : Persan viscosuplemen untuk terapi nyeri lutut

Dislokasi terjadi ketika terdapat tekanan pada tempurung lutut berlebih, ligamen-ligamen dan tendon penunjangnya melemah sehingga rentan terhadap robekan. Akibat adanya gaya geser atau gaya puntir/ putar sehingga terjadi dislokasi tempurung lutut atau bergeser dari tempat semula.

Menurut studi oleh Waterman BR dkk (2012), olahraga yang berisiko alami dislokasi sendi patella adalah sepak bola dan basket. Selain itu dapat juga oleh karena kecelakaan mobil, jatuh dari ketinggian.

Angka kejadian dislokasi lutut ini hanya sekitar dua persen dari cedera lutut pada umumnya. Paling sering terjadi pada mereka yang berusia 10 hingga 17 tahun.

Faktor yang dapat mempermudah terjadinya dislokasi patella lutut:

  • Kelemahan ligamen dan otot pendukung akibat usia atau menurunnya kebugaran.
  • Lanjut usia yang memengaruhi keseimbangan sehingga rentan jatuh.
  • Anak-anak karena ligamen pendukungnya lebih elastis sehingga rentan cedera akibat jatuh dan cedera lainnya.
  • Pernah dislokasi sebelumnya yang telah merobek jaringan pendukung, dan berisiko alami dislokasi berulang, misalnya di dislokasi bahu, dislokasi tempurung lutut dan dislokasi pinggul.
  • Hipermobilitas sendi akibat lemahnya ligamen atau otot.
  • Penyakit genetik yang membuat jaringan elastis lebih ‘melar’, misalnya sindrom Marfan
  • Aktivitas fisik, seperti olahraga ekstrem dan high impact atau olahraga yang melibatkan kecepatan dengan putaran tiba-tiba pada kaki.
  • Mengoperasikan mesin berat dengan kaki.
Gambaran dislokasi patella
Gambaran dislokasi patella

Tulang-tulang pada sendi lutut bersatu oleh ‘pita’ tebal dan kuat atau dengan nama ligamen, dan setiap ligamen ini berperan untuk menstabilkan lutut dalam posisi-posisi tertentu. Saat dislokasi atau cedera, ligamen-ligamen ini kemungkinan ikutan mengalami cedera atau robek.

Tanda Dislokasi Patella Lutut

  • Terasa sangat nyeri
  • Bengkak
  • Tampak deformitas (kelainan bentuk) pada sendi lutut
  • Mati rasa pada kaki
  • Tidak teraba denyut nadi pada kaki

Pemeriksaan Lutut Geser

Pemeriksaan penunjang yang ada sangat bergantung pada kondisi lutut Anda atau pasien.

Agar diagnosis lebih tepat dan akurat, beberapa pemeriksaan penunjang yang mungkin, antara lain rontgen/x-ray (untuk membantu melihat ada tidaknya patah tulang), meraba denyut nadi, arteriogram (untuk mendeteksi kemungkinan pembuluh darah terluka atau tidak), dan USG atau Doppler untuk menilai aliran darah.

Baca juga : Polimialgia reumatik

Dokter juga akan melakukan pemeriksaan secara langsung dengan menyentuh atau mencoba menggerakkan kelompok otot tertentu sekaligus memeriksa kondisi pembuluh saraf pada daerah tersebut.

 Penanganan Dislokasi Patella

Bila lutut sudah pasti bergeser dari tempat semula, tak boleh dibiarkan terlalu lama dan tentunya harus segera tertangani dengan cara yang tepat.

Klik Untuk Konsultasi Masalah Lutut Hp/WA

 

Pada tahap awal, prioritasnya adalah meminimalkan kerusakan yang muncul karena pembuluh darah atau saraf.

Bila kondisi ini telah dapat sembuh dan stabil, dokter akan beralih ke jaringan penunjang bila curiga adanya kerusakan, dengan melakukan:

  1. Relokasi, adalah usaha untuk mengembalikan tulang ke posisi semula. Tindakan ini merupakan salah satu langkah awal dalam mencegah terjadinya kerusakan saraf, pembuluh darah, ligamen, dan jaringan lutut lainnya.
  2. Pembedahan untuk memperbaiki adanya kerusakan pada pembuluh darah dan memperbaiki aliran darah ke kaki.
  3. Imobilisasi, untuk membantu mencegah cedera yang lebih jauh dan merangsang proses pemulihan. Tindakan ini dilakukan agar lutut dapat bergerak dan membantu jaringan ke arah pemulihan.
  4. Rehabilitasi

Setelah itu, lutut perlu mengenakan deker lutut atau dengan kruk, guna menghindari tekanan atau beban berlebihan pada lutut yang cedera.

Proses pemulihan dislokasi patella bergantung pada beberapa faktor, antara lain tingkat keparahan, usia, kekuatan otot dan ligamen, kondisi kesehatan pada umumnya, adanya penyakit penyerta (diabetes tidak terkontrol, atau penggunaan kortikosteroid), kepatuhan pasien, dan cedera ini sudah pernah berulang atau belum.

Komplikasi Bergesernya Lutut

Penanganan dislokasi lutut yang tidak tepat atau tertunda dapat menimbulkan kerusakan atau beberapa komplikasi, seperti:

  • Saraf dan pembuluh darah sekitar sendi mengalami kerusakan.
  • Robeknya otot, ligamen, dan jaringan penghubung otot dengan tulang pada sendi yang mengalami cedera.
  • Peradangan sendi.
  • Risiko cedera kembali.

Artikel Lainnya

sakit lutut saat bersepeda

Lutut Sakit Saat Bersepeda, Bagaimana Mengatasinya?

arthroscopic debridement

Arthroscopic Debridement: Manfaat dan Prosedur Untuk Pemulihan Sendi

Telapak kaki datar atau flat foot adalah

Kaki Datar Atau Flat Foot Sebabkan Nyeri Pada Lutut Anda

cara berlari yang benar - Patella

Cara Berlari yang Benar Agar Terhindar dari Cedera