Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Kenali Apa itu Meniskus, Tulang Rawan Lutut Yang Rentan Cedera

July 12, 2022

meniskus

Cedera meniskus kerap terjadi pada atlet atau saat melakukan pertandingan sepak bola. Akan tetapi, masyarakat umum juga bisa mengalaminya seperti ketika berolahraga atau melakukan aktivitas yang banyak menggunakan lutut. Faktor lain yang dapat menyebabkan cedera tulang rawan ini adalah usia yang semakin bertambah. Lalu, apa itu meniskus? Yuk, simak ulasannya di artikel ini.

Pengertian Meniskus

Meniskus adalah jaringan tulang rawan elastis (fibrocartilage) yang terdapat pada lutut dan berbentuk seperti huruf C atau bulan sabit yang melekat pada bagian atas tulang kering. Tulang rawan ini berada di antara tulang paha dan tulang kering. Meniskus sangat rentan terkena cedera atau robek saat Anda melakukan aktivitas yang berat.

Fungsi meniskus pada lutut, yaitu antara lain untuk:

  • Menjaga keseimbangan tubuh
  • Mendistribusikan nutrisi ke jaringan sekitarnya
  • Melindungi tulang paha dan tulang kering supaya tidak bergesekan saat bergerak
  • Meredam guncangan
  • Melindungi sendi lutut dari beban yang terlalu berat saat beraktivitas
  • Menstabilkan sendi lutut

Cedera Meniskus

Ilustrasi: Pesepakbola alami cedera meniskus

Cedera meniskus atau yang dikenal dengan meniscus tear adalah salah satu cedera lutut yang paling sering terjadi saat meniskus robek. Kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri, kaku dan bengkak pada lutut. Bahkan, cedera ini dapat menghambat berbagai aktivitas yang menggunakan lutut jika tidak tertangani dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat mengakibatkan robekan pada meniskus, yaitu:

  • Cedera lutut

Umumnya, cedera meniskus ini kerap terjadi pada atlet sepakbola, futsal, tenis atau badminton. Meski sering juga terjadi saat kita melakukan aktivitas harian seperti melompat atau memutar saat kaki sedang berpijak kuat. Cedera lutut ini bisa terjadi bersama dengan cedera lainnya, seperti cedera ACL (anterior cruciate ligament).

  • Osteoartritis

Pada penderita osteoartritis (pengapuran sendi), sangat rentan mengalami cedera meniskus. Sebab, sendi lutut mengalami penuaan dan struktur sendi sudah rusak .

  • Faktor Pertambahan Usia

Meniskus robek sering terjadi pada orang yang berusia di atas 30 tahun. Pertambahan usia membuat fungsinya melemah sehingga strukturnya lebih mudah robek. Bahkan, jika Anda hanya melakukan gerakan sederhana seperti berjongkok atau menginjak permukaan yang tak rata, bisa menyebabkan cedera pada tulang rawan.

Apa saja Gejala Robekan Meniskus?

Anda mungkin saja mengalami gejala-gejala berikut ini jika terjadi cedera meniskus, yaitu:

  • Rasa nyeri pada bagian lutut dan sekitarnya
  • Terdengar bunyi klik saat cedera
  • Pembengkakan pada lutut hingga terasa kaku
  • Kesulitan meluruskan atau menekuk lutut

Bagaimana Cara Mengobatinya?

Jika nyeri yang Anda rasakan bertambah parah, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik dan beberapa pemindaian, seperti MRI, Rontgen, ataupun arthroskopi. Tujuannya yaitu untuk melihat ukuran dan lokasi robekan.  

Setelah melakukan diagnosa, dokter akan melakukan penanganan tergantung dari tingkat keparahan robekannya tersebut. Umumnya, dokter akan memberikan obat antiinflamasi untuk membantu meredakan rasa nyeri dan pembengkakan. Perhatikan juga dosis konsumsi obat ini agar sesuai anjuran dokter karena memiliki efek samping.

Penanganan lainnya untuk cedera ini yaitu dengan tindakan bedah atau operasi. Dokter akan melakukan bedah arthroskopi lutut yang bertujuan untuk mengatasi rasa sakit pada lutut, memperbaiki persendian dan meningkatkan pergerakan atau mobilitas lutut.

Pasca tindakan, dokter akan menyarankan Anda untuk beristirahat selama kurang lebih 4-6 minggu dan selanjutnya menjalani fisioterapi. Proses pemulihan dan fisioterapi ini berguna untuk memperkuat sendi lutut dan mempercepat penyembuhan.

Untuk berkonsultasi dengan dokter di Klinik Patella, Anda bisa menghubungi nomor kontak yang tertera di website ini. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, maka nyeri yang Anda rasakan cepat membaik. Yuk, kunjungi klinik Patella terdekat dan Anda bisa beraktivitas kembali.

Baca juga: Cedera lutut, Penyebab dan Pencegahannya

Artikel Lainnya

Penyebab Kaki Bengkak

Penyebab kaki Bengkak Pada Ibu Hamil

Penanganan Cedera Bahu dengan Radiofrekuensi Ablasi - Patella

Penanganan Cedera Bahu dengan Teknologi Terkini Radiofrekuensi Ablasi

Penyebab Lutut Sering Gemeteran

Penyebab Lutut Sering Gemetaran Itu Apa Saja? Kenali dan Atasi

cedera pcl

Cedera PCL: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan