Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Kenali Penyebab Nyeri Lutut Berkepanjangan dan Cara Mengatasinya

October 11, 2022

lutut sering sakit

Anda mengalami nyeri lutut berkepanjangan dan tak kunjung sembuh? Hati-hati ya, bisa jadi ini merupakan gejala dari penyakit lain yang lebih serius. Nyeri lutut memang menjadi keluhan yang paling sering terjadi dan dapat membaik seiring waktu. Namun, ada kalanya nyeri berlangsung lebih lama hingga mengganggu aktivitas. Kondisi ini terjadi apabila ada gangguan atau kelainan pada struktur tulang, otot, ligamen, atau sendi pada lutut. Misalnya, akibat cedera atau peradangan sendi kronis.

Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Beberapa hal mungkin bisa memicu sakit lutut, misalnya keseleo atau terkilir menjadi faktor yang paling sering terjadi. Inilah beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit lutut yang harus Anda waspadai, antara lain:

  • Osteoarthritis lutut
Kellgren-Lawrence Grading: Tingkat keparahan osteoarthritis (Source: LNMIA 10358, pp. 376)

Osteoarthritis (OA) yang dikenal orang awam sebagai pengapuran sendi merupakan peradangan kronis yang terjadi karena faktor usia sehingga tulang rawan semakin menipis. Menurut dr. Nelfidayani, Sp.KFR, dokter spesialis di Klinik Patella, OA bersifat progressive degenerative joint disease sehingga tidak bisa disembuhkan dan hanya bisa dikontrol nyerinya dan mengamati progresivitasnya.

  • Bursitis

Jenis cedera lutut lain yang harus Anda waspadai adalah bursitis. Kondisi ini terjadi ketika ada infeksi atau iritasi pada bursa (kantung berisi cairan pada lutut).

  • Cedera meniskus

Meniskus merupakan cakram dari tulang rawan yang berfungsi untuk meredam gesekan dan sebagai bantalan halus untuk tulang paha. Umumnya, cedera terjadi karena melakukan aktivitas berat atau faktor pertambahan usia.

  • Cedera ACL

Anterior Cruciate Ligament (ACL) terjadi akibat adanya robekan pada ligament ini. ACL merupakan satu dari empat ligamen yang terdapat pada lutut, berada di tengah-tengah lutut antara tulang kering (tibia) dan tulang paha (femur). Biasanya terjadi saat sendi lutut terpelintir atau menekuk ke belakang.

  • Fraktur atau patah tulang pada lutut

Fraktur biasanya terjadi akibat hantaman atau benturan langsung ke tulang lutut. Misalnya, ketika berolahraga atau berlari Anda terjatuh dengan posisi lutut terlebih dulu. Kondisi ini juga bisa mengenai tulang kering karena adanya tekanan berlebih pada lutut, khususnya bagi penderita osteoporosis.

Gejala Sakit Lutut yang Harus Diwaspadai

Intensitas keparahan nyeri tergantung pada faktor pemicunya. Apabila nyeri lutut berkepanjangan, segeralah ke dokter untuk mengatasi gejalanya.

Berikut ini adalah gejala umum yang biasanya muncul saat menderita nyeri lutut, yaitu:

  • Kesulitan berdiri atau berjalan karena nyeri hebat dan terasa menusuk
  • Lutut terasa sulit digerakkan, seperti terkunci dan tidak bisa menekuk ataupun meluruskannya
  • Demam dan bengkak pada lutut
  • Kesemutan dan kebas pada tungkai atas dan bawah
  • Nyeri semakin memburuk setelah satu atau dua minggu

Untuk mencegah nyeri lutut, biasakan pola hidup sehat. Misalnya, menjaga berat badan, melakukan pemanasan yang tepat sebelum berolahraga, hindari aktivitas fisik yang terlalu berat, dan gunakan pelindung lutut.

Baca juga: Osteoarthritis, Penyebab Nyeri Lutut Pada Lansia

Pengobatan Nyeri Lutut

Untuk pengobatan awal nyeri lutut, Anda bisa mengistirahatkan kaki, mengompres dingin, membebatnya atau minum obat anti nyeri untuk meredakan rasa sakitnya. Namun, jika gejala tak juga membaik dan membuat semakin sulit menggerakkan lutut dan kaki, maka perlu pemeriksaan dan diagnosa sedini mungkin dari dokter.

Di Klinik Patella, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kami untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan jika perlu merekomendasikan untuk pemeriksaan radiologis, seperti rontgen, CT-Scan atau MRI tergantung keparahan sakit lutut yang dialami.

Pada kasus nyeri kronis seperti osteoarthritis, salah satu terapi pengobatan yang cukup efektif untuk meredakan nyeri dan meregenerasi sendi lutut yaitu dengan injeksi PRP.

Menurut Prof. Darto Satoto, SpAN (K), PRP atau platelet-rich plasma adalah suatu prosedur pemberian plasma yang mengandung trombosit yang diambil dari darah pasien. Plasma ini mengandung growth factor (faktor pertumbuhan). Dokter akan menyuntikkan plasma ke sendi lutut dan sel-selnya akan membuat radang pada sendi dan akan terjadi regenerasi. Proses regenerasi ini tidak terjadi dalam waktu singkat, bisa mulai dari 3 atau 6 bulan dan bahkan setahun.

Ketika usia semakin tua memang presentase untuk regenerasi tidak bisa mencapai hingga 100% seperti orang yang berusia lebih muda. Namun, PRP bisa membantu dalam memperlambat proses progresivitas atau degeneratif pada sendi.

Yuk, cegah nyeri lutut bertambah parah dengan chat kami sekarang! Anda bisa menghubungi Assistance Center Patella pada nomor yang tertera. Tim AC akan mengarahkan konsultasi langsung dengan dokter spesialis di Klinik Patella. Untuk informasi tambahan, Klinik Patella berlokasi di Mampang dan SMC Jakarta, di Gedung Amanyaak Pluit.

Tonton video berikut mengenai penjelasan nyeri lutut oleh Prof.dr.Darto Satoto, Sp.AN (K):

Artikel Lainnya

lateral release

Lateral Release: Solusi Minim Invasif untuk Nyeri Lutut

terapi fisioterapi setelah arthroscopy

Terapi Fisioterapi Setelah Arthroscopy: Langkah Menuju Pemulihan Optimal

kenapa kaki sering kesemutan sebelah

Kenapa Kaki Sering Kesemutan Sebelah, Ini Jawabannya

ultrasonografi

Kelebihan Ultrasonografi Pada Pemeriksaan dan Penanganan Kelainan Otot, Tulang dan Sendi