Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Penyebab Paha Sakit dan Cara Menanganinya

November 12, 2021

paha sakit

Penyebab paha sakit bisa karena banyak faktor dan kram otot bisa jadi salah satunya. Kondisi ini terjadi karena otot terlalu sering digunakan, karena hal tersebut otot menjadi tegang dan timbullah rasa sakit. 

Selain pada bagian paha, kram otot juga bisa terjadi pada bagian tubuh lain, misalnya pada punggung dan juga bahu. Penyebab paha sakit bisa karena kram, cedera, hingga penyakit serius. Untuk meredakan paha sakit ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan di rumah. Namun, tentunya perawatan di rumah bisa menyesuaikan dengan kondisi paha sakit yang terjadi. 

Penyebab paha sakit

Paha sakit bisa menimbulkan ketidaknyamanan saat kamu beraktivitas dan bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Berikut beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab paha sakit: 

1. Keseleo 

Keseleo adalah penyebab paha sakit yang paling umum dan sering terjadi. Kondisi ini terjadi akibat tertariknya otot akibat cedera otot dan bisa menimbulkan rasa sakit bagi penderita. 

2. Kram otot 

Selain keseleo, kram otot juga jadi salah satu penyebab paling umum terjadinya paha sakit. Kram otot terjadi akibat otot yang terlalu banyak melakukan kegiatan , dehidrasi ataupun tegang, sehingga menimbulkan rasa sakit yang tajam. 

3. Stenosis tulang belakang 

Stenosis tulang belakang atau stenosis spinal adalah kondisi yang terjadi akibat adanya ruang kosong pada ruas tulang. Hal ini mengakibatkan munculnya tekanan pada saraf ruas tulang belakang. 

Tekanan saraf yang terjadi pada paha, menyebabkan otot terasa nyeri dan muncul sensasi kebas, lemas atau geli pada penderita. Dalam kondisi yang cukup serius,  penderita stenosis tulang belakang bahkan mengalami kesulitan menyeimbangkan tubuh. 

4. Neuropati perifer

Neuropati prefer juga bisa menjadi penyebab paha sakit. Hal ini terjadi akibat kerusakan saraf yang menghambat proses berjalannya sinyal dari otak ke seluruh anggota tubuh. 

Penderita Neuropati prefer akan merasakan sensasi geli, menggelitik, tertusuk-tusuk, lemas, kebas dan kadang nyeri pada area tertentu. Penyebab umum terjadinya neuropati perifer adalah diabetes. 

5. Varises

Varises terjadi akibat pembuluh darah bekerja terlalu keras untuk mengalirkan darah ke jantung. Akibatnya pembuluh varises membesar dan berwarna ungu kebiruan. Hal inilah yang membuat paha sakit, kram, panas dan berdenyut. 

Cara menangani paha sakit

Walaupun penyebab sakit paha berbeda-beda, namun kondisi ini umumnya bisa reda dengan melakukan perawatan sederhana seperti berikut: 

1. Kompres dengan air dingin 

Kamu bisa mengurangi peradangan atau inflamasi pada otot paha yang terasa sakit dengan melakukan kompres dengan air dingin. Kamu bisa mengompres area paha dengan air dingin selama 10-20 menit setiap hari. 

2. Kompres dengan air hangat 

Kamu bisa meredakan nyeri otot dan paha sakit dengan cara mengompresnya dengan air hangat. Suhu hangat pada air yang ditempelkan pada area yang terasa nyeri bisa melancarkan sirkulasi aliran darah dan mengurangi nyeri yang terjadi. 

Kamu bisa secara rutin mengompres area paha sakit selama 10-15 menit beberapa kali sehari. Sebaiknya air yang digunakan untuk mengompres juga tidak terlalu panas agar tidak menyebabkan kulit merah atau muncul efek samping lain. 

3. Olahraga teratur

Tahukah kamu, jika olahraga bisa jadi salah satu alternatif untuk penyembuhan paha sakit? 

Kamu bisa memilih jenis olahraga yang membantumu bergerak lebih terutama area punggung. Hal ini karena melakukan olahraga berbentuk peregangan dan juga angkat beban bisa mengurangi tekanan saraf pada tulang belakang, sehingga rasa nyeri pada punggung dan paha bisa berkurang.

Selain itu berolahraga juga bisa memperbaiki postur tubuh untuk meredakan nyeri otot paha yang menjadi penyebab gangguan saraf tulang belakang. Namun, supaya lebih aman, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, khususnya untuk mereka yang memiliki penyakit kram. Ini bertujuan untuk mengetahui jenis olahraga yang pas dan juga berapa lama durasi yang tepat dibutuhkan untuk berolahraga. 

Artikel Lainnya

Lutut sakit setelah berolahraga - Patella

6 Cara Penanganan Lutut Sakit Setelah Berolahraga

obat anti inflamasi non steroid

Obat Anti Inflamasi Non Steroid (NSAID): Manfaat, Jenis, dan Efek Samping

chondromalacia patella

Chondromalacia Patella – Penyebab, Gejala, & Penanganannya

penyebab nyeri lutut

Ketahui Penyebab dan Gejala Nyeri Lutut yang Harus Diwaspadai