Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Apa Itu Bantalan Sendi Lutut

May 3, 2023

Apa Itu Bantalan Sendi Lutut?

Apa itu bantalan sendi lutut? Bantalan sendi atau yang disebut meniskus adalah tulang rawan pada lutut yang berbentuk bulan sabit dan menyerupai huruf C kecil yang melekat di bagian atas tulang kering. Meniskus berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh dan sebagai pelumas untuk melindungi tulang paha dan tulang kering agar tidak bergesekan ketika lutut bergerak. 

Ada dua bantalan sendi di setiap lutut, yaitu di bagian dalam dan luar lutut. Masing-masing meniskus disebut dengan meniskus medial dan lateral. 

Meniskus dapat mengalami robekan akibat beberapa hal, seperti cedera berolahraga, osteoarthritis maupun proses penuaan. Cedera meniskus dapat terjadi bersamaan dengan cedera lutut lainnya, seperti cedera ACL (Anterior Cruciate Ligament).

Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko cedera meniskus lutut:

Cedera olahraga


Robekan meniskus sering terjadi pada olahraga yang melibatkan gerakan yang tiba-tiba dan intens, seperti sepak bola, basket, tenis, atau ski. Cedera dapat terjadi ketika seseorang melakukan gerakan memutar atau menekuk lutut dengan keras, atau jatuh pada lutut yang sudah ditekuk.

Usia

Seiring bertambahnya usia, bantalan sendi lutut dapat mengalami degenerasi dan menjadi lebih rentan terhadap kerusakan dan cedera. Cedera meniskus lutut lebih umum terjadi pada orang yang lebih tua.

Postur tubuh yang buruk

Postur tubuh yang buruk, seperti membungkuk atau membungkuk saat berjalan atau berlari, dapat meningkatkan risiko cedera meniskus lutut.

Berat badan berlebih

Kelebihan berat badan atau obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami cedera meniskus lutut karena meningkatkan tekanan pada lutut.

Kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi medis seperti osteoarthritis atau rheumatoid arthritis dapat menyebabkan kerusakan pada meniskus lutut dan meningkatkan risiko cedera.

Tanda dan Gejala Cedera Meniskus

Cedera meniskus dapat menimbulkan gejala seperti berikut: 

  • Muncul bunyi klik saat cedera terjadi
  • Nyeri di bagian lutut 
  • Lutut kaku dan mengalami pembengkakan
  • Sulit menggerakkan lutut karena terasa seperti terkunci

Apabila mengalami kondisi tersebut, segeralah lakukan penanganan awal. Namun, jika gejala menetap dan tak kunjung membaik, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan medis. 

Metode Penanganan Mandiri

Cedera meniskus yang masih ringan dapat membaik dengan melakukan metode RICE. 

  • Rest (Istirahat): Istirahatkan lutut dari aktivitas berat. Hal ini bertujuan untuk mencegah rasa nyeri yang parah dan pembengkakan. Anda bisa menggunakan kruk atau alat bantu untuk melakukan aktivitas ringan.
  • Ice (Kompres Dingin): Gunakan bantalan es untuk mengompres bagian lutut yang cedera kurang lebih 15-20 menit setiap 2 jam sekali sampai bengkak dan rasa nyeri membaik.
  • Compress (Menekan): Bebat lutut yang cedera dengan perban elastis. Pembebatan bertujuan untuk mengurangi pembengkakan.
  • Elevate (Mengangkat tinggi): Angkatlah lutut atau kaki lebih tinggi dengan memberikan bantal sebagai ganjalan saat duduk atau berbaring.  Cara seperti ini dapat mengurangi pembengkakan pada area lutut. 

Kapan Harus ke Dokter?

Metode penanganan mandiri tersebut dapat mencegah lutut semakin nyeri dan bengkak. Jika cara tersebut tidak menghilangkan rasa nyerinya dan malah semakin memburuk, segeralah berkonsultasi dengan dokter ahli di Klinik Patella. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan MRI atau Arthroskopi untuk memastikan lokasi dan seberapa parah robekan bantalan sendi lutut. Selanjutnya, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan tingkat keparahan cedera meniskus. 

Untuk berkonsultasi, hubungi Assistance Center Klinik Patella di nomor 021-2237-9999

atau chat melalui whatsapp ke 0811 8124 2022. Anda juga bisa datang langsung ke klinik Patella yang berlokasi di Mampang, Jakarta Selatan. Untuk melihat jadwal dokter, silakan klik di sini. 

Baca juga: Kenali Apa itu Meniskus, Tulang Rawan Lutut Yang Rentan Cedera

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Artikel Lainnya

de quervain tenosynovitis

De Quervain Tenosynovitis: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

hand-arm vibration syndrome

Apa Itu HAVS? (Hand-Arm Vibration Syndrome)

khasiat daun sirih merah

Khasiat Daun Sirih Merah untuk Redakan Nyeri Sendi

Awas, Penyakit Degeneratif ini Rentan Menyerang Sendi Bahu - Patella

Awas, Penyakit Degeneratif ini Rentan Menyerang Sendi Bahu!