Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Ketahui Penanganan Cedera Bahu Pada Atlet

May 25, 2023

cedera bahu

Cedera bahu bukan hanya terjadi pada atlet, namun bisa menimpa siapa saja. Biasanya, kondisi ini sering berhubungan dengan rotator cuff pain, atau rasa nyeri yang terjadi akibat cedera di salah satu atau semua ligamen pada sendi putar bahu. Mengingat hampir semua aktivitas membutuhkan gerakan tangan yang melibatkan otot bahu, maka cedera ini tentu akan sangat mengganggu. 

Penanganan pertama cedera bahu ringan dapat dilakukan dengan metode RICE. Apa itu RICE? Berikut ulasannya. 

R – Rest, Mengistirahatkan Bagian yang Cedera

Cedera tentu akan menimbulkan rasa nyeri pada bagian bahu dan sekitarnya. Agar rasa nyeri tersebut tidak semakin parah, maka hal utama yang harus Anda lakukan adalah dengan menghentikan aktivitas dan berisitirahat. Apabila tetap harus beraktivitas, pastikan untuk memakai alat bantu dan meminimalisir gerakan bahu yang cedera. 

I – Ice, Kompres Dingin

Mengompres dingin dengan bantalan es di area yang cedera dapat mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri. Sebab, suhu dingin pada es mampu membuat bagian yang cedera lebih kebal dari rasa nyeri. 

Anda bisa membalut es dengan kain atau handuk sebelum menempelkannya ke area yang cedera. Lakukan kompres selama 10 menit dan ulang kembali cara tersebut sesering mungkin. 

C – Compression, Lakukan Bebat atau Perban 

Balutlah area yang cedera dengan perban elastis. Tujuannya yaitu untuk mencegah terjadinya pembengkakan. Jangan membalut bagian yang cedera terlalu kencang agar tidak menghambat aliran darah di area tersebut. 

E- Elevation, Tinggikan Bagian yang Cedera

Angkat bagian tubuh yang cedera lebih tinggi dari jantung guna memudahkan aliran darah kembali ke jantung. Tujuannya yaitu untuk mengurangi pembengkakan dengan bantuan gravitasi. 

Metode RICE tersebut dapat Anda lakukan jika mengalami cedera saat beraktivitas. Cara ini cukup efektif untuk menangani cedera yang bersifat ringan dan sedang. Namun, jika cedera sifatnya serius seperti patah tulang atau kerusakan parah di jaringan halus, maka segeralah ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis. 

Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kami di Klinik Patella dengan menghubungi nomor 021-2237-9999 atau membuat janji temu melalui chat whatsapp di 0811 8124 2022.

Baca juga: Penyebab Sendi Bahu Bunyi dan Sakit

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Artikel Lainnya

cedera rotator cuff tendinitis

Rotator Cuff Tendinitis atau Cedera Rotator Cuff: Gejala dan Penyebab

fungsi deker lutut

Mengenal Fungsi Penggunaan Deker Lutut

Fisioterapi untuk Mengelola Gejala Osteoarthritis Lutut - Patella

Fisioterapi untuk Mengelola Gejala Osteoarthritis Lutut

cedera lutut saat lari

Cedera Lutut Saat Lari Dapat Dicegah Dengan Ini