Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Sering Alami Nyeri Bahu Hingga Terasa Kaku? Yuk, Kenali Penyebabnya!

June 21, 2022

nyeri bahu dan penyebabnya

Pernahkah Anda mengalami rasa nyeri pada bahu yang tak tertahankan? Nyeri bahu biasanya muncul ketika Anda sering melakukan aktivitas yang padat atau membawa beban terlalu berat. Hal ini menyebabkan bahu bekerja terlalu keras yang membuat otot-otot menjadi lelah dan tegang sehingga menjadi pemicu timbulnya rasa nyeri.

Rasa sakit pada bahu bisa terasa hanya di satu bagian saja atau pada kedua sisi bahu. Kondisi ini merupakan keluhan umum yang mungkin terjadi karena penyebab yang berbeda. Lantas, apa faktor penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut, yuk!

Anatomi Bahu

Bahu merupakan persendian yang menggabungkan tendon dan otot sehingga memudahkan kita dalam melakukan berbagai gerakan dengan sendi bahu. Persendian ini terdiri dari tulang lengan atas (humerus), tulang belikat (scapula), dan tulang selangka (klavikula).

Jika Anda mengalami masalah atau kerusakan pada sendi bahu, maka sistem gerak kita juga akan terganggu.

Kondisi nyeri bahu yang sering kita alami mungkin hanya terjadi dalam waktu singkat atau hanya sesekali saja. Namun, jika terus dibiarkan maka nyeri tentunya bisa bertambah parah dan akan mengganggu berbagai aktivitas harian yang sering Anda lakukan. Apabila nyeri tidak juga membaik, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Nyeri Bahu yang Ganggu Aktivitas Harian

Faktor Pemicu Nyeri Bahu

Ilustrasi: Nyeri bahu dapat menggangu aktivitas yang Anda lakukan

Menurut Prof. dr. Darto Satoto, SpAn, KAR, spesialis anestesi dan konsultan manajemen nyeri di Lamina Pain and Spine Center, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan nyeri bahu, antara lain:

  • Keausan pada sendi (Wear and Tear) akibat penuaan
  • Overuse akaibat kegiatan yang berlebihan sehingga menyebabkan tendonitis
  • Rotator cuff atau robeknya tendon di sekeliling bahu yang dapat menyebabkan kelemahan otot pada bahu
  • Frozen shoulder yaitu kekakuan dan rasa nyeri pada sendi bahu yang muncul secara bertahap dan bisa berkembang seiring waktu
  • Bursitis yaitu peradangan dan pembengkakan yang terjadi pada bursae (kantong kecil berisi cairan pelumas pada sendi bahu)
  • Osteoarthritis yaitu radang sendi akibat tulang lunak terkikis yang menyebabkan terjadinya gesekan antar tulang.
  • Patah tulang karena terjatuh, kecelakaan atau cedera saat berolahraga.

Dari berbagai faktor penyebab tadi, cedera menjadi penyebab yang paling umum terjadi. Cedera bisa terjadi akibat kecelakaan, olahraga, terjatuh, ataupun gerakan memutar yang berlebihan.

Seperti Apa Gejalanya?

Selain rasa nyeri pada bahu, gejala lain yang menyertainya, yaitu:

  • Kesemutan
  • Kelemahan otot
  • Kebas atau mati rasa
  • Rasa hangat di area bahu
  • Perubahan warna seperti kemerahan di sekitar bahu
  • Memar
  • Sulit menggerakkan bahu ataupun lengan

Jika Anda baru saja terjatuh dan mengalami cedera bahu, biasanya nyeri akan hilang dalam beberapa minggu. Akan tetapi, jika penyebabnya adalah peradangan atau pembengkakan pada sendi, maka nyeri bisa berlangsung dalam jangka waktu lama.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Untuk mengatasi nyeri bahu yang tidak parah, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan penghilang nyeri. Cara lain perawatan yang bisa dilakukan di rumah, yaitu dengan melakukan metode PRICE.

PRICE yaitu terdiri dari Protect, Rest, Icing, Compress dan Elevation.

  • Protect yaitu lindungi bagian bahu dari aktivitas berlebihan agar tidak menambah cedereanya
  • Rest yaitu berisitirahatlah dan hindari aktivitas berat 48 jam setelah cedera
  • Icing, tempelkan kompres dingin pada area sekitar bahu selama 20 menit
  • Compress, bebat bahu dengan perban untuk mengurangi pembengkakan dan menjaganya tetap stabil
  • Elevation, jaga area yang cedera lebih tinggi dari jantung atau topang bahu dengan bantal untuk menyangga posisinya

Jika nyeri bertambah parah, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke Klinik Patella, Pusat Pengobatan Nyeri Lutut. Klinik Patella memiliki dokter ahli yang menggunakan teknologi mutakhir untuk diagnosa dan terapi nyeri sendi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan Anda untuk melakukan diagnosa.

Di Klinik Patella, nyeri sendi bahu Anda dapat diobati dengan metode Arthroskopi. Dengan bantuan kamera kecil dan penjepit khusus, dokter akan memperbaiki kerusakan tulang rawan pada sendi, tulang maupun ligamen melalui monitor khusus. Prosesnya cepat, hanya sekitar 30-60 menit dengan risiko minimal dan proses penyembuhan yang relatif cepat.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Call Center Klinik Patella di nomor 021-2237-9999.

Artikel Lainnya

betis-sakit-

Betis Sakit Jangan Sepelekan, Ini Cara Menanganinya

sakit lutut sembuh dengan jahe

Sakit Lutut Sembuh Dengan Jahe, Mitos atau Fakta?

Apa Itu Bantalan Sendi Lutut?

Apa Itu Bantalan Sendi Lutut

cara atasi nyeri lutut

Cara Atasi Nyeri Lutut Dengan Terapi Insomnia