Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Efektif! Nyeri Bahu Kronis Sembuh dengan Radiofrekuensi Ablasi

September 1, 2023

Efektif! Nyeri Bahu Kronis Sembuh dengan Radiofrekuensi Ablasi - Patella

Apakah Anda mengalami nyeri bahu yang tak kunjung membaik dan semakin menyiksa? Nyeri bahu kronis adalah masalah kesehatan yang umum dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, kualitas hidup, dan produktivitas. Namun, kini telah hadir salah satu metode pengobatan inovatif untuk mengatasi nyeri bahu kronis, yaitu dengan radiofrekuensi ablasi. 

Apa itu Radiofrekuensi Ablasi?

Radiofrekuensi ablasi adalah prosedur medis yang bertujuan untuk menghentikan atau mengurangi nyeri kronis dengan menggunakan energi gelombang radiofrekuensi. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis intervensi nyeri atau ahli bedah yang terlatih. Dokter akan memasukkan jarum khusus dengan gelombang radiofrekuensi yang mengarah ke area saraf atau jaringan yang menjadi sumber nyeri dan panas dari energi ini dapat merusak saraf atau jaringan tersebut, sehingga mengurangi atau menghentikan sinyal nyeri yang dikirim ke otak.

Prosedur Radiofrekuensi Ablasi untuk Nyeri Bahu Kronis

Dalam penanganan nyeri bahu kronis, dokter akan menggunakan prosedur RFA setelah berbagai metode pengobatan konservatif seperti fisioterapi, obat penghilang nyeri, dan terapi lainnya tidak memberikan hasil yang memuaskan. Berikut adalah langkah-langkah umum dari prosedur radiofrekuensi ablasi untuk nyeri bahu:

  • Pemeriksaan fisik dan penunjang: Sebelum prosedur, pasien akan menjalani pemeriksaan secara menyeluruh oleh dokter untuk memastikan bahwa radiofrekuensi ablasi adalah pilihan yang tepat.
  • Persiapan: Pasien akan diminta untuk berada dalam posisi yang nyaman di meja operasi. Biasanya, anestesi lokal diberikan untuk mengurangi rasa sakit selama prosedur.
  • Panduan Gambar: Dokter menggunakan alat panduan gambar seperti fluoroskopi atau pencitraan ultrasound untuk memandu jarum ke lokasi yang tepat di sekitar bahu yang menyebabkan nyeri.
  • Aplikasi Radiofrekuensi: Setelah jarum mengarah ke bagian target dengan akurat, dokter akan mengalirkan gelombang radiofrekuensi ke area target saraf atau jaringan tertentu. Gelombang ini akan menciptakan panas yang merusak saraf atau jaringan tersebut.
  • Evaluasi Hasil: Setelah prosedur selesai, dokter akan memeriksa efeknya pada pasien. Terkadang, dokter akan menyarankan beberapa sesi prosedur RFA untuk mencapai hasil yang optimal.

Manfaat dan Risiko Radiofrekuensi Ablasi

Radiofrekuensi ablasi telah terbukti efektif dalam mengurangi atau menghilangkan nyeri bahu kronis pada banyak pasien. Manfaat utama dari prosedur ini mencakup: 

  • Meredakan Nyeri: Radiofrekuensi ablasi dapat secara signifikan dapat mengurangi tingkat nyeri, sehingga akan memungkinkan Anda untuk kembali beraktivitas normal.
  • Efek Jangka Panjang: Hasil prosedur ini dapat bertahan selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, tergantung pada kondisi individu.
  • Pemulihan Cepat: Karena merupakan prosedur minimal invasif, pemulihan setelah radiofrekuensi ablasi relatif cepat, dan Anda pun dapat kembali beraktivitas dengan normal dibandingkan dengan operasi besar.

Namun, seperti semua prosedur medis, radiofrekuensi ablasi juga memiliki risiko, termasuk infeksi, perdarahan, atau efek samping lainnya yang mungkin terjadi. Risiko ini harus dibahas secara rinci dengan dokter sebelum menjalani prosedur.

Radiofrekuensi ablasi adalah pendekatan inovatif yang dapat membantu dalam penanganan nyeri bahu kronis yang resisten terhadap pengobatan konservatif. Prosedur ini dapat membantu pasien mengurangi atau menghilangkan nyeri, memulihkan kualitas hidup mereka, dan mengembalikan produktivitas. Sebelum menjalani radiofrekuensi ablasi, berkonsultasilah terlebih dengan dokter ahli di Klinik Patella untuk mendapatkan diagnosis yang akurat, serta apakah RFA termasuk prosedur yang bisa dijalankan pada kondisi tertentu. 

Untuk berkonsultasi, silakan hubungi tim Assistance Center Patella di nomor 021-7919-6999 atau chat whatsapp di 0811-1443-599.

Baca juga: Sering Alami Nyeri Bahu Hingga Terasa Kaku? Yuk, Kenali Penyebabnya!

Frequently Asked Questions (FAQ)

[sc_fs_multi_faq headline-0=”h5″ question-0=”Apa Itu Radiofrekuensi Ablasi?” answer-0=”Radiofrekuensi ablasi adalah prosedur medis yang bertujuan untuk menghentikan atau mengurangi nyeri kronis dengan menggunakan energi gelombang radiofrekuensi. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis intervensi nyeri atau ahli bedah yang terlatih.” image-0=”” headline-1=”h5″ question-1=”Bagaimana Prosedur Radiofrekuensi Ablasi untuk Nyeri Bahu?” answer-1=”Berikut langkah-langkahnya: 1. Pemeriksaan fisik dan penunjang 2. Persiapan 3. Panduan gambar 4. Aplikasi Radiofrekuensi 5. Evaluasi hasil” image-1=”” headline-2=”h5″ question-2=”Apa Manfaat Radiofrekuensi Ablasi?” answer-2=”Beberapa manfaatnya, yaitu: 1. Meredakan nyeri 2. Memiliki efek jangka panjang 3. Waktu pemulihan cepat” image-2=”” count=”3″ html=”true” css_class=””]

***

Featured photo by KrishnaTedjo from Freepik

Artikel Lainnya

bentuk kaki o parella

Penyebab Bentuk Kaki O Yang Harus Kamu Ketahui

lutut kopong

Lutut Bunyi Karena Kopong, Mitos atau Fakta?

Hindari Beberapa Pantangan Ini untuk Penderita Radang Sendi Lutut - Patella

Hindari Beberapa Pantangan Ini untuk Penderita Radang Sendi Lutut

Radang sendi lutut

Radang Sendi Lutut, Ketahui Tahapan dan Jenis Obat Anda