Artikel Terkait

Vitamin B complex
Vitamin B complex

Manfaat Vitamin B Complex untuk Atasi Nyeri Lutut

Allopurinol
Allopurinol

Allopurinol: Obat Penting untuk Pengelolaan Asam Urat dan Gout

Triamcinolone
Triamcinolone

Triamcinolone: Solusi Efektif untuk Peradangan Sendi dan Nyeri Lutut

natrium diklofenak
natrium diklofenak

Natrium Diklofenak: Pengobatan Efektif untuk Nyeri dan Peradangan

asam mefenamat
asam mefenamat

Asam Mefenamat: Obat Pereda Nyeri yang Harus Anda Ketahui

Cataflam
Cataflam

Cataflam: Manfaat, Dosis, dan Penggunaan yang Aman

Piroxicam
Piroxicam

Piroxicam: Obat untuk Nyeri dan Peradangan Sendi

Meloxicam
Meloxicam

Mengenal Meloxicam: Manfaat, Cara Kerja dan Efek Sampingnya!

dexamethasone
dexamethasone

Apa Itu Dexamethasone dan Manfaatnya untuk Peradangan?

methylprednisolone
methylprednisolone

Methylprednisolone untuk Pengobatan Inflamasi dan Nyeri Sendi

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella
MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

MRI vs Arthroscopy untuk Diagnosis Chondromalacia Patella

plica syndrome
plica syndrome

Apa Itu Plica Syndrome? Ciri dan Cara Mengatasinya

Cari Artikel Lainnya

Berbagai Penyebab Sakit Pundak dan Cara Mengatasinya

May 8, 2023

sakit pundak

Sakit pundak memang menjadi salah satu keluhan yang umum terjadi. Bahkan, kondisi ini sering dianggap hal yang sepele dan tidak berbahaya. Kebanyakan sakit pundak dapat membaik dengan sendirinya dengan perawatan sederhana di rumah. Namun, rasa nyeri yang berlangsung lama dan tak juga membaik bisa menjadi tanda kondisi medis tertentu yang dapat berisiko pada komplikasi. Lantas, apa saja penyebabnya? Simak ulasan selengkapnya berikut. 

Kondisi yang Dapat Menyebabkan Sakit Pundak

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang umumnya menyebabkan sakit pundak, antara lain:

Cedera otot

Pada pundak terdapat kumpulan otot dan tendon atau yang juga disebut sebagai rotator cuff. Otot dan tendon tersebut bisa mengalami cedera atau robekan karena berbagai faktor misalnya terjatuh, melakukan gerakan berulang dengan bahu, meregangkan tangan ke atas dengan berlebihan. Cedera otot atau rotator cuff dapat membuat Anda kesulitan menggerakkan lengan seperti mengangkat atau memutarnya. Umumnya, gejala nyeri pada pundak tersebut akan memburuk pada malam hari. 

Bursitis

Kondisi ini terjadi akibat adanya peradangan pada bursa. Bursa yaitu kantung berisi cairan di sekeliling persendian, yang berperan penting sebagai pelumas untuk melindungi sendi dari gesekan antara otot dan tulang saat bahu bergerak. 

Bursitis dapat menimbulkan rasa nyeri pada pundak ketika melakukan aktivitas seperti memutar bahu, menggunakan pakaian, dan menyisir rambut.

Frozen shoulder

Frozen shoulder terjadi ketika kapsul pelindung pada sendi bahu menebal akibat tidak menggerakkannya dalam waktu lama maupun karena cedera. Akibatnya, Anda mungkin akan merasakan nyeri dan kaku di area bahu sehingga membatasi pergerakan. Keluhan nyeri dapat berlangsung cukup lama hingga beberapa bulan dan bertahun-tahun. 

Tendinitis

Tendinitis merupakan kondisi peradangan pada tendon, yaitu jaringan yang menghubungkan otot dan tulang. Meskipun umumnya sering terjadi pada tendon di bagian bahu, lutut, siku, ataupun pergelangan kaki, namun tendinitis juga dapat terjadi pada tendon di bagian tubuh manapun. 

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh aktivitas berulang saat berolahraga ataupun bekerja. Gejala yang timbul yaitu rasa sakit dan kaku pada otot bahu saat menggerakkannya. Tendinitis dapat berlangsung dalam waktu sebentar hingga jangka panjang (kronis). 

Baca juga: Sering Alami Nyeri Bahu Hingga Terasa Kaku? Yuk, Kenali Penyebabnya!

Cara Mengatasi Sakit Pundak

Pada tahap awal, dokter akan menegakkan diagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang jika diperlukan berupa Rontgen atau MRI. 

Langkah selanjutnya yaitu memberikan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan dan tingkat keparahan penyakit. Berikut adalah beberapa cara mengurangi nyeri dan peradangan akibat sakit pundak yang Anda alami, antara lain dengan:

  • Pemberian obat-obatan: Umumnya dokter akan meresepkan obat antiinflamasi non steroid, seperti ibuprofen, parasetamol, maupun diclofenac. Obat-obatan ini dapat meredakan nyeri pada penderita tendinitis, bursitis, maupun radang sendi.
  • Terapi injeksi: Injeksi steroid ataupun PRP merupakan terapi yang bertujuan untuk mengatasi peradangan dan nyeri pada bahu. Pada PRP, kandungan faktor pertumbuhan pada platelet mampu merangsang sel dan jaringan baru yang sehat pada sendi bahu. 
  • Radiofrekuensi ablasi: Sebagai tindakan minimal invasif, radiofrekuensi ablasi terbukti lebih aman untuk mengurangi nyeri dan peradangan dalam jangka waktu lama.
  • Operasi: Pada kondisi cedera tendon rotator cuff, dokter akan menyarankan pembedahan konvensional atau operasi pada bahu ataupun dengan artroskopi. 

Pada kondisi nyeri yang masih ringan, Anda bisa beristirahat selama beberapa hari. Cobalah untuk mengompres bagian pundak dengan kantung/ bantalan es selama 15-20 menit setiap hari hingga nyeri membaik. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi pembengkakan pada bahu.

Apabila rasa nyeri tidak hilang dan bahu semakin terasa kaku, mati rasa, kesemutan, atau bengkak parah hingga Anda kesulitan beraktivitas, segera periksakan diri ke dokter. Untuk berkonsultasi dengan dokter kami di Lamina Rehab, silakan hubungi nomor 021-7919-6999 atau chat melalui whatsapp ke 0811 1443 599.

Artikel ini ditinjau oleh: dr. Yuti Purnamasari

Artikel Lainnya

achilles tendinitis

Gejala dan Penyebab Achilles Tendinitis

vitamin untuk tulang dan sendi

Vitamin Untuk Tulang dan Sendi Lutut Pada Lansia

kaki sering kesemutan saat duduk bersila

Kaki Sering Kesemutan Saat Duduk Bersila

Lutut Sakit Dan Sering Berbunyi atau Krepitus

Krepitus, Penyebab Lutut Sakit Dan Sering Berbunyi Pada Lansia